Absorption of Fine Aggregate Test Set adalah instrumen laboratorium mekanis yang dirancang khusus untuk mengukur specific gravity (berat jenis) dan tingkat penyerapan air pada sampel agregat halus. Konfigurasi alat ini merujuk langsung pada standar pengujian material internasional, khususnya spesifikasi ASTM C-128 dan AASHTO T-84.
Fungsi utama alat ini adalah untuk membantu teknisi menentukan volume pasti dari agregat halus yang akan diaplikasikan dalam campuran aspal atau beton. Data penyerapan air yang akurat dari pengujian ini sangat krusial untuk mencegah kegagalan struktur dan memastikan komposisi material campuran beton mencapai kekuatan tekan yang ditargetkan.
Fitur Utama Absorption of Fine Aggregate Test Set
- Cetakan konus menggunakan material kuningan solid yang tahan gesekan kasar agregat.
- Tamper penumbuk diproses dengan lapisan galvanis untuk mencegah korosi akibat paparan air dan kelembapan.
- Kapasitas labu ukur presisi tinggi untuk memastikan perhitungan volume air dan sampel tidak meleset.
- Mangkuk pencampur berbahan stainless steel grade laboratorium yang mudah dibersihkan dari residu material.
- Kesesuaian dimensi dan bobot alat secara absolut dengan regulasi ASTM C-128 dan AASHTO T-84.
Daftar Kelebihan Produk
- Menjamin konsistensi dan akurasi tinggi untuk pengujian sampel agregat halus secara berulang.
- Material komponen dijamin heavy-duty dan mampu bertahan untuk penggunaan laboratorium intensitas tinggi.
- Suku cadang diproduksi langsung oleh Sawarga Teknik sehingga mudah diganti atau dipesan ulang secara terpisah.
- Desain portabel yang memudahkan proses demobilisasi jika pengujian harus dilakukan di basecamp proyek.
- Bebas dari risiko kontaminasi karat yang sering merusak validitas sampel pada alat uji berkualitas rendah.
Cara Menggunakan Alat
- Siapkan sampel agregat halus yang representatif dan rendam dalam air selama 24±4 jam.
- Tiriskan air dan hamparkan sampel di atas permukaan datar, lalu hembuskan udara hangat hingga mencapai kondisi Saturated Surface Dry (SSD).
- Posisikan konus kuningan di atas pelat kaca, lalu masukkan sampel SSD ke dalamnya hingga sedikit meluap.
- Padatkan sampel menggunakan tamper dengan cara dijatuhkan secara bebas sebanyak 25 kali dari ketinggian sekitar 5 mm di atas permukaan sampel.
- Bersihkan sisa agregat di sekitar dasar konus, lalu angkat konus secara vertikal dan perlahan. Jika sampel runtuh (slump), kondisi SSD telah tercapai.
- Timbang sampel SSD sebanyak 500 gram dan masukkan ke dalam labu ukur.
- Isi labu ukur dengan air hingga batas 500 ml, hilangkan gelembung udara dengan menggoyangkan labu, lalu timbang total beratnya untuk menghitung specific gravity.
Contoh Pengaplikasian
- Quality control material pasir pada operasional Batching Plant beton ready mix.
- Evaluasi kelayakan agregat halus untuk campuran Hot Mix Asphalt (HMA) pada konstruksi perkerasan jalan raya.
- Riset material dan praktikum mekanika bahan di laboratorium perguruan tinggi teknik sipil.
Informasi Pembelian
Harga material produksi kami bersifat fluktuatif menyesuaikan dinamika pasar bahan baku industri. Hubungi tim representatif Sawarga Teknik sekarang juga untuk mendapatkan konsultasi pengiriman dan penawaran harga terbaik yang disesuaikan dengan volume kebutuhan proyek Anda.